LA - 23 Tahun | Digital II
Pada lukisan ini
terpada lelehan wajah dengan 2 sisi berbeda, sisi jahat (merah) dan sisi baik
(biru), sedangkan ditengah lelehan wajah terdapat jahitan benang berwarna
merah. Arti dalam maksud lukisa ini, saya ingin menjadi pribadi diri sendiri
yang dapat merasakan bahwa saya memiliki hak untuk menentukan perasaan saya
kepada orang lain. Lelehan tersebut hampir membuat kedua wajah tersebut lepas
hingga membuat seseorang kehilangan jati dirinya dengan adanya benang lelehan
tersebut diperbaiki untuk dipersatukan kembali yang membuat jati diri tersebut
dapat kembali lagi seperti sedia kala. Banyaknya gambaran tangan pada gambar
ini, pada gambar tangan pertama terdapat coretan garis pada tangan dan adanya
luka sayat cukup besar. Makna pada tangan tersebut, masa lampau saya sangatlah
buruk. Saya tidak dapat mengekspresikan serta tidak dapat berbicara terus
terang kepada diri sendiri maupun orang lain. Kesakitan tersebut saya limpahkan
kepada goresan tangan yang cukup dalam, saat tetesan darah tersebut keluar hal tersebutlah
yang membuat saya lega dan menjadi lega tanpa penyelesaian masalah dengan
bersosialisasi dengan orang lain maupun penerimaan diri sendiri. Pada gambar
tangan kedua, tampak tangan tersebut menarik wajah yang sisi baik, makna
tersebut menyatakan bahwa orang-orang terdekat sangat menyukai saya saat berada
di sisi baik di gambar tangan tersebut terdapat percikkan cat merah yang
menandakan bahwa selamanya saya tidak dapat menghibur mereka karena saya
memiliki perasaan yang perlu saya pahami lebih dalam. Tetapi saya tetap
memperhatikan sekitar hingga saya membantu terjun dalam situasi mereka walaupun
perasaan saya sedang sakit seperti tergambarkan pada percikkan cat merah. Pada
gambar tangan ke 3 menjelaskan bahwa orang orang tidak menerima saat saya
berada di sisi jahat, mereka lebih baik menolak saya dibandingkan mendengarkan
keluh kesah saya yang sangat banyak sehingga pada gambar tersebut terdapat
tetesan air mata darah yang menumpuk hingga tetesan tersebut menjadi beku
akibat sering dikeluarkan. Adanya gambar pil obat yang dituai pada gambar darah
tersebut memiliki makna tangisan yang selama ini saya rasakan harus saya obati
dengan obat yang saya konsumsi untuk menyelesaikan masalah saya. Pada gambar
tangan tersebut terdapat banyak sekali dot warna yang saya masukkan yang
memiliki makna banyak orang orang yang menolak saya bila saya berada di sisi
jahat tersebut. Gambar 2 hati yang terpisah tetapi tertahan akibat adanya
pembuluh dara yang masih belum putus, yang memiliki makna kesedihan berakhirnya
sebuah hubungan Bersama pasangan tetapi saya tidak dapat melepasnya karena bila
saya melepasnya membuat saya semakin berdarah dan tidak berdaya. Pada
background terdapat garis yang membentuk seperti pagar yang memberikan makna
hingga saat ini saya masih terkurung dengan masalah dan kesulitan untuk keluar
dari tahanan perasaan maupun pikiran saya
Siapa kamu?
Terkadang, saya bertanya-tanya, siapakah sebenarnya saya dan kenapa saya
memerankan peranan individu bernama Alifia Putri. Saya merasa bahwa saya
hanyalah salah satu dari sekian banyak kandidat yang mengisi peranan ini. Saya
merasa ekspresi, emosi, perasaan, dan cara saya menampakkannya di permukaan
terkadang seperti imitasi dan bukan berasal dari keberadaan dan kenyataan
bernama Alifia Putri. Saya merasa saya telah merebut posisi ini dan saya
merupakan bagian asing darinya.